Stok Batu Bara PLN Aman, ESDM Buka Lagi Keran Ekspor

Aktivitas bongkar muat batu bara di pelabuhan yang kini kembali melayani pasar ekspor secara normal. (Foto: RSS)

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka kembali keran ekspor batu bara di Jakarta setelah mengamankan stok untuk PT PLN (Persero) sebanyak 141 juta metrik ton (MT) dari total kebutuhan tahunan 154 juta MT guna menjamin pasokan listrik nasional.

Meski stok diklaim telah mencukupi, kebijakan normalisasi ekspor ini dinilai oleh sebagian pihak sebagai langkah yang terburu-buru mengingat ketergantungan energi nasional masih sangat tinggi pada komoditas fosil yang harganya fluktuatif di pasar global.

Pemerintah seolah terus terjebak dalam siklus tarik ulur antara mengejar devisa negara dari ekspor dan kewajiban pemenuhan pasar domestik (DMO) yang sering kali diabaikan para pengusaha saat harga internasional sedang melonjak tajam.

Transparansi mengenai sanksi tegas bagi perusahaan yang belum memenuhi komitmen DMO sebelum mendapatkan izin ekspor pun masih menjadi tanda tanya besar bagi publik serta pengamat energi di tanah air.