JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Rano Karno resmi meluncurkan logo 5 Abad Jakarta bertema “Kota Global dan Berbudaya” dalam rangkaian perayaan HUT ke-499 di Jakarta untuk menyongsong visi satu abad mendatang.
Langkah ini memicu kritik tajam karena penggunaan narasi “Kota Global” dianggap terlalu ambisius dan kontras dengan fakta lapangan mengenai kemacetan serta polusi yang masih menghantui warga setiap hari.
Publik menilai peluncuran identitas visual ini hanyalah upaya memoles citra pemerintah di tengah minimnya terobosan nyata dalam mengatasi isu mendasar seperti banjir dan kesenjangan sosial yang kronis.
Kehadiran logo baru tersebut seharusnya dibarengi dengan komitmen politik yang lebih substansial daripada sekadar seremoni estetika yang bersifat kosmetik tanpa solusi konkret bagi kualitas hidup masyarakat.





