JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) menyalurkan 48,9 juta liter air bersih ke 3.288 lokasi dan berupaya menyelamatkan 141.440 hektar sawah di seluruh Indonesia guna memitigasi dampak kekeringan yang mengancam 1,75 juta jiwa penduduk.
Langkah masif yang dilakukan melalui distribusi air tangki ini dinilai banyak pihak sebagai tindakan reaktif yang hanya memadamkan api tanpa menyentuh akar permasalahan ketersediaan infrastruktur air yang permanen.
Meskipun data mencatatkan cakupan luas, ketergantungan pada penanganan darurat setiap tahunnya menunjukkan lemahnya manajemen sumber daya air jangka panjang dalam menghadapi pola iklim yang kian ekstrem.
Publik mendesak pemerintah untuk melakukan transformasi pada jaringan irigasi dan pipa distribusi, bukan sekadar memobilisasi bantuan temporer yang menghabiskan anggaran tanpa memberikan ketahanan infrastruktur yang berkelanjutan.



