BALIKPAPAN – BALIKPAPAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan kini tengah menyiapkan skema distribusi air darurat bagi para petani yang terdampak kemarau panjang di wilayah Kalimantan Timur guna menyelamatkan komoditas lokal dari ancaman gagal panen.
Langkah reaktif ini diambil setelah Kepala DKP3 Balikpapan, Sri Wahjuningsih, mengakui bahwa mayoritas aktivitas pertanian di kota tersebut masih sangat bergantung pada ketersediaan air hujan yang kini kian menipis.
Namun, ketergantungan kronis pada faktor cuaca ini mencerminkan lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur irigasi permanen yang seharusnya menjadi fondasi utama ketahanan pangan perkotaan.
Distribusi air tangki dianggap hanya sebagai solusi jangka pendek (band-aid solution) yang tidak akan mampu mengatasi kerentanan sektor pertanian Balikpapan jika modernisasi sistem pengairan tidak segera dijadikan prioritas anggaran.





