LOMBOK TENGAH – Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi secara tegas mendesak Kepolisian Resor Lombok Tengah untuk mengusut tuntas dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pimpinan pondok pesantren di Nusa Tenggara Barat demi memberikan keadilan nyata bagi para korban.
Langkah pengawalan hukum ini dianggap krusial mengingat seringnya kasus serupa di lingkungan pendidikan agama berakhir dengan penyelesaian damai yang justru membungkam hak-hak korban secara sistemik.
TGB menekankan bahwa institusi pesantren harus segera dibersihkan dari oknum predator yang merusak marwah pendidikan Islam melalui tindakan asusila yang sangat keji.
Penegakan hukum yang transparan dan tanpa pandang bulu menjadi satu-satunya cara untuk memulihkan kepercayaan publik serta menjamin keamanan santri dari ancaman kekerasan seksual di masa depan.


