SEMARANG – Seorang petugas valet di Semarang dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga kuat mencuri perhiasan emas senilai Rp 130 juta milik seorang warga bernama Salsabila saat menggunakan jasa layanan parkir tersebut baru-baru ini.
Kasus ini mencuat setelah korban menyadari barang berharganya raib dari dalam kendaraan, sebuah insiden yang menunjukkan rapuhnya sistem pengamanan serta rendahnya integritas oknum penyedia layanan profesional di kota tersebut.
Salsabila kini telah resmi menempuh jalur hukum guna memastikan penyelidikan berjalan tuntas dan menuntut pertanggungjawaban atas kerugian materiel besar yang dialaminya kepada aparat penegak hukum.
Kejadian memprihatinkan ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak mudah percaya pada layanan jasa, sekaligus menuntut evaluasi total terhadap standar perekrutan tenaga kerja di sektor pelayanan publik.





