Polemik Anggaran Rp11 Triliun Pembukaan Rekening Massal Dinilai Tak Mendesak

Ilustrasi penggunaan dana APBN untuk kebijakan pembukaan rekening massal yang menuai polemik. (Foto: RSS)

JAKARTA – Pemerintah menuai kritik tajam setelah rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat senilai Rp11 triliun dari APBN dinilai tidak mendesak di tengah kondisi fiskal yang sedang sulit di Jakarta, baru-baru ini.

Anggaran fantastis yang mencapai belasan triliun rupiah tersebut dianggap berpotensi besar menyulitkan keuangan negara yang seharusnya diprioritaskan untuk sektor yang lebih produktif.

Para pengamat menilai kebijakan ini sangat dipaksakan mengingat urgensi pemulihan ekonomi nasional yang masih membutuhkan suntikan dana tepat sasaran daripada sekadar administrasi perbankan massal.

Tanpa transparansi dan urgensi yang jelas, penggunaan dana APBN dalam jumlah masif ini dikhawatirkan hanya akan menjadi beban tambahan bagi stabilitas fiskal Indonesia ke depannya.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!