JAKARTA – Pemerintah Prefektur Miyazaki, Jepang, secara resmi meluncurkan distribusi daging sapi Miyazaki Wagyu bersertifikat halal di Jakarta, Indonesia, untuk menyasar pasar konsumen kelas atas.
Langkah ekspansi ini dilakukan setelah otoritas Jepang berhasil mengantongi dokumen izin ekspor resmi sejak awal tahun ini.
Kehadiran daging mewah dengan harga selangit ini memicu kritik tajam mengenai urgensi impor pangan premium di tengah upaya pemerintah Indonesia mendorong kedaulatan pangan nasional.
Masuknya produk asing bersertifikat halal ini dikhawatirkan hanya akan memperlebar kesenjangan pasar serta semakin menekan daya saing peternak sapi lokal yang masih bergelut dengan masalah biaya produksi.
Distribusi resmi ini menjadi bukti agresivitas Jepang dalam mengeksploitasi potensi pasar Muslim terbesar di dunia melalui komoditas gaya hidup mewah.
Publik patut mempertanyakan apakah penetrasi Wagyu Miyazaki ini memberikan nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan atau sekadar menjadi ajang pengurasan devisa demi memenuhi selera konsumsi kaum elit semata.





