NUSA TENGGARA TIMUR – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan dana bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar guna mempercepat pemulihan pascabencana gempa bumi di delapan kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Alokasi anggaran fantastis ini terbagi menjadi Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak, mulai dari Manggarai Barat hingga Flores Timur.
Meski dana segar ini sangat dinantikan, publik kini menaruh perhatian kritis pada mekanisme pengawasan dan transparansi penyalurannya agar tidak tertahan di jalur birokrasi yang panjang atau justru salah sasaran.
Pemerintah daerah dituntut membuktikan akuntabilitas penggunaan dana miliaran rupiah tersebut demi memastikan warga terdampak benar-benar mendapatkan hak pemulihan secara adil, cepat, dan tanpa penyimpangan.





