Kritik Anggaran Bantuan Beras Rp17 Triliun: Solusi atau Strategi Populis?

Petugas mengawasi pendistribusian beras bantuan pangan di gudang Bulog sebagai bagian dari program bantuan Rp17 triliun yang menuai kritik. (Foto: RSS)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp17 triliun untuk program bantuan pangan beras yang menyasar 33 juta penerima manfaat di seluruh penjuru negeri hingga akhir tahun ini demi menekan gejolak harga.

Langkah masif dengan membagikan sekaligus 30 kg beras per penerima ini memicu kritik tajam mengenai efektivitas jangka panjang dalam mengatasi akar masalah ketahanan pangan yang tidak kunjung usai.

Gelontoran dana jumbo tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terkait potensi kerawanan logistik dan akurasi data penerima yang kerap kali menjadi celah penyimpangan di lapangan.

Publik kini mempertanyakan apakah kebijakan instan ini murni untuk kesejahteraan rakyat atau sekadar strategi populis yang mengabaikan solusi kedaulatan pangan berkelanjutan bagi petani lokal.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!