GUANGXI – Warga Desa Gantang di wilayah Guangxi, Tiongkok, kini harus berjuang di tengah duka mendalam dan timbunan lumpur tebal setelah sebuah waduk lokal jebol pada pekan ini yang merenggut nyawa sedikitnya 39 orang.
Tragedi mematikan ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan infrastruktur bendungan tua di wilayah tersebut yang gagal menahan debit air hingga menghancurkan pemukiman warga tanpa peringatan dini yang memadai.
Di tengah sisa perabotan yang hancur, warga terlihat mengais puing-puing dengan peralatan seadanya demi menyelamatkan harta benda yang tersisa.
Kondisi memprihatinkan ini mencerminkan lambatnya mitigasi bencana dan kegagalan pemerintah setempat dalam melindungi keselamatan publik dari ancaman nyata kegagalan struktur bangunan air yang tidak terawat.



