LONDON – Seorang rabi asal Israel memicu kecaman internasional setelah secara terbuka menyerukan pengikutnya untuk menggeruduk dan membungkam diskusi mengenai genosida warga Palestina di sebuah gereja di Inggris pada pekan ini.
Tindakan provokatif ini dinilai sebagai upaya sistematis untuk menekan kebebasan berpendapat dan menghalangi kesadaran global terkait krisis kemanusiaan yang memilukan di Jalur Gaza.
Langkah ekstrem tersebut menunjukkan arogansi yang mengancam kesucian tempat ibadah sekaligus mencerminkan ketakutan terhadap pengungkapan kebenaran di ruang publik.
Pemerintah Inggris kini didesak untuk bertindak tegas guna menjamin keamanan komunitas gereja dari potensi kekerasan yang dipicu oleh narasi kebencian tersebut.



