JAKARTA – Pengacara Sony Sonjaya secara mengejutkan mengungkap bahwa kliennya terpaksa mengeluarkan izin Surat Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis karena mendapat tekanan hebat dari 26 tokoh besar nasional di Jakarta baru-baru ini. Klaim ini memicu tanda ...

PATI – Sebuah mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak rumah milik warga di Kabupaten Pati hingga menyebabkan kerusakan struktural yang cukup parah pada bagian depan bangunan. Insiden ini tidak hanya ...

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mencetuskan rencana ekspansif untuk mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa di Sekolah Indonesia Jeddah, Arab Saudi, guna merespons aspirasi warga sekolah yang ingin merasakan manfaat program pemerintah tersebut. Langkah ini ...

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi mengabulkan permohonan penarikan kembali uji materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 yang menyoal alokasi dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam sidang pleno ...

JAKARTA – Indonesia Corruption Watch (ICW) resmi melaporkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (07/05) atas dugaan praktik korupsi dalam pengadaan jasa sertifikasi halal program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025. Laporan ini ...

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp 5,7 miliar untuk layanan video conference guna mengoordinasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional baru-baru ini. Kepala BGN Dadan Hindayana berdalih bahwa dana miliaran rupiah tersebut ...

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memicu kontroversi tajam setelah menganggarkan miliaran rupiah untuk pengadaan tablet hingga semir sepatu bagi personel Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Jakarta baru-baru ini. Langkah tersebut dipertanyakan publik karena urgensi barang-barang pendukung tersebut dinilai ...