JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Samsung Galaxy A08 ke pasar nasional guna menyasar pengguna yang membutuhkan durabilitas tinggi melalui baterai jumbo berkapasitas 6.000 mAh.
Perangkat ini dipersenjatai dengan chipset MediaTek Helio G99+ berbasis fabrikasi 6nm dan RAM LPDDR5 yang diklaim mampu mendukung aktivitas multitasking hingga bermain game secara lancar.
Meski mengusung janji ambisius berupa dukungan pembaruan sistem hingga 6 tahun, publik perlu bersikap kritis apakah spesifikasi perangkat keras kelas menengah ini tetap relevan dan tidak mengalami perlambatan performa dalam jangka waktu selama itu.
Langkah Samsung menyematkan baterai besar patut diapresiasi, namun efektivitas fitur kecerdasan buatan dan integrasi ekosistemnya masih harus dibuktikan kemampuannya dalam menghadapi beban aplikasi yang terus berkembang di masa depan.





