BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur resmi meluncurkan program Mitra Inklusi Reserse Bhayangkara di Balikpapan baru-baru ini guna melibatkan penyandang disabilitas dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba secara aktif.
Program yang mengusung slogan Merangkul Semua Melindungi Bersama ini diinisiasi oleh Kombes Pol Romylus Tamtelahitu untuk menciptakan sistem keamanan inklusif di wilayah hukum Kalimantan Timur.
Meski terlihat inovatif secara administratif, pelibatan kelompok rentan dalam isu keamanan yang sensitif ini memicu sorotan tajam terkait aspek keselamatan dan efektivitas nyata di lapangan.
Tanpa mekanisme perlindungan saksi yang kuat dan pelatihan khusus, inisiatif ini dikhawatirkan hanya menjadi seremoni simbolis tanpa memberikan dampak substansial bagi penurunan angka peredaran narkotika.





