Kasus Pengeroyokan Driver Ojol Samarinda Berakhir Damai, Korban Cabut Laporan

Konferensi pers penyelesaian kasus pengeroyokan driver ojol yang berakhir damai di Mapolsek Samarinda Ulu. (Foto: RSS)

SAMARINDA – Kasus pengeroyokan yang menimpa seorang driver ojek online (ojol) hingga viral di Samarinda akhirnya resmi berakhir damai setelah korban memutuskan mencabut laporan polisi di Mapolsek Samarinda Ulu baru-baru ini.

Keputusan tersebut diambil melalui proses mediasi intensif yang difasilitasi oleh aparat kepolisian guna mencapai kesepakatan tanpa paksaan antara pihak korban dan para pelaku.

Namun, penyelesaian secara kekeluargaan ini memicu catatan kritis mengenai konsistensi penegakan hukum dan efektivitas efek jera bagi pelaku kekerasan di ruang publik yang seringkali berakhir di meja mediasi setelah mendapat sorotan tajam netizen.

Langkah perdamaian ini dikhawatirkan dapat membentuk stigma bahwa tindakan kriminalitas jalanan dapat diselesaikan dengan mudah tanpa konsekuensi hukum yang tegas, sehingga fungsi edukasi hukum bagi masyarakat luas menjadi melemah.