Mahakam Ulu Susun PJPK 2026: Strategi Nyata atau Sekadar Formalitas?

Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Mahakam Ulu, Agustinus Teguh Santoso, saat memberikan arahan dalam pembentukan Tim Kerja PJPK 2026 di Ujoh Bilang. (Foto: RSS)

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu resmi membentuk Tim Kerja Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2026 di Ujoh Bilang pada Kamis (4/6/2026) guna menyusun strategi kependudukan menuju Indonesia Emas 2045.

Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memastikan pembangunan di kabupaten termuda Kalimantan Timur tersebut tetap terarah di tengah tantangan demografi yang semakin kompleks.

Meski terlihat ambisius, penyusunan dokumen ini menjadi ujian berat bagi Pemkab Mahulu yang secara faktual masih bergulat dengan keterbatasan infrastruktur dasar dan aksesibilitas wilayah perbatasan.

Keberhasilan peta jalan ini sangat bergantung pada validitas data lapangan dan integrasi lintas sektor, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif rutin yang sering kali berakhir sebagai tumpukan dokumen di atas meja birokrasi.

Asisten Bidang Pemerintahan, Agustinus Teguh Santoso, yang mewakili Bupati menekankan pentingnya sinergi untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Publik kini menantikan apakah perencanaan ini mampu menjawab persoalan nyata masyarakat lokal atau justru tenggelam dalam narasi besar tanpa realisasi konkret di lapangan.