SAMARINDA – Ustaz Arif Rahmatullah dari Sahabat Misykat Indonesia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem saat memanfaatkan sumber daya alam di Samarinda demi menjamin keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Beliau mengingatkan bahwa meski Islam membolehkan manusia mencari rezeki melalui alam, tindakan tersebut tidak boleh mengabaikan prinsip kemaslahatan atau justru memicu kerusakan permanen pada bumi.
Namun, di tengah retorika agama ini, kenyataan di lapangan seringkali menunjukkan jurang lebar antara ajaran moral dengan praktik eksploitasi SDA yang ugal-ugalan demi kepentingan ekonomi sesaat.
Tanpa pengawasan ketat dan kesadaran nyata, pesan mengenai etika pemanfaatan alam ini dikhawatirkan hanya menjadi wacana pelengkap tanpa mampu membendung laju degradasi lingkungan yang kian mengkhawatirkan.




