Kritik Penilaian Riset: Mengapa Sepatu Karet Lebih dari Sekadar Alas Kaki?

Produk hilirisasi sepatu karet yang menyimpan berbagai lapisan inovasi teknologi material dan rekayasa manufaktur. (Foto: RSS)

JAKARTA – Pemangku kepentingan di Jakarta baru-baru ini memberikan kritik tajam terhadap cara pandang masyarakat yang meremehkan nilai riset di balik produk sederhana seperti sepatu karet karena dianggap kurang inovatif dibandingkan teknologi digital.

Padahal, di balik sepasang alas kaki tersebut tersimpan kompleksitas teknologi material dan rekayasa manufaktur yang sangat mendalam.

Integrasi pemanfaatan limbah, pengembangan varietas karet unggul, hingga pengaturan rantai pasok yang efisien menjadi bukti bahwa inovasi fisik memiliki bobot ilmiah yang setara dengan produk teknologi tinggi lainnya.

Tanpa apresiasi yang kritis terhadap aspek-aspek teknis ini, Indonesia berisiko gagal memaksimalkan potensi hilirisasi komoditas hanya karena terjebak pada standar nilai yang dangkal.