JAKARTA – Amitav Nandy secara mengejutkan resmi menanggalkan jabatannya sebagai Presiden Direktur PT Sepatu Bata Tbk di Jakarta baru-baru ini di tengah kondisi industri ritel yang kian mengkhawatirkan.
Pengunduran diri pucuk pimpinan perusahaan asal Ceko ini memicu pertanyaan besar mengenai stabilitas operasional merek legendaris yang saat ini masih mengelola jaringan luas sebanyak 435 toko di seluruh Indonesia.
Meskipun sering disangka produk lokal, kepemilikan mayoritas produsen alas kaki ini nyatanya masih dikuasai oleh keluarga Bata melalui struktur korporasi global yang berpusat di luar negeri.
Langkah mundurnya Nandy dianggap sebagai sinyal lemahnya manajemen dalam menghadapi tekanan pasar, sekaligus menambah beban ketidakpastian bagi ratusan gerai ritel yang kini terancam kehilangan arah kepemimpinan yang solid.




