BALIKPAPAN – PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menggelar program KPB Mengajar yang menyasar sekitar 600 siswa di wilayah Balikpapan dan Lawe-Lawe sepanjang tahun 2024 untuk memberikan pemahaman mengenai sektor energi serta lingkungan.
Meskipun program ini diklaim sebagai upaya memotivasi generasi muda dalam mengejar cita-cita, langkah korporasi ini memicu kritik mengenai kedalaman materi lingkungan yang disampaikan oleh perusahaan yang bergerak di industri fosil tersebut.
Kegiatan ini nampak lebih condong pada upaya pembentukan citra positif perusahaan di mata pelajar daripada memberikan solusi konkret terhadap isu ekologi yang sering kali bersinggungan dengan aktivitas industri kilang.
Publik dan pemerhati pendidikan kini menanti apakah edukasi ini benar-benar mencakup kesadaran transisi energi hijau atau hanya sekadar sosialisasi operasional demi mengamankan kepentingan industri di masa depan.





