SERANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan agar Balai Latihan Seni Silat Pesanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) dibuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan semua peguron silat saat kunjungannya di Banten guna memperkuat tali persaudaraan nasional.
Instruksi ini dipandang sebagai upaya simbolis Polri dalam merangkul komunitas tradisional, namun efektivitas kebijakan inklusivitas tersebut dalam meredam potensi konflik horizontal antar-kelompok silat di akar rumput masih patut dipertanyakan.
Publik perlu mencermati apakah pembukaan akses pesanggrahan ini akan dibarengi dengan dukungan infrastruktur serta manajemen yang transparan, atau justru hanya menjadi wacana seremonial tanpa dampak fundamental bagi pelestarian budaya.
Tantangan terbesar bagi kepolisian saat ini adalah membuktikan bahwa kebijakan tersebut murni untuk kepentingan sosial dan bukan sekadar langkah pencitraan di tengah dinamika keamanan yang kian kompleks.





