SAMARINDA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur berupaya memacu penguatan SDM kreatif di sektor kerajinan kayu guna menghidupkan kembali ekonomi daerah di Samarinda di tengah persaingan pasar digital.
Pengelola Layanan Operasional UPTD Pelatihan Koperasi, Mardi Siswoyo, menekankan bahwa inovasi dan adaptasi teknologi merupakan syarat mutlak agar produk kayu lokal memiliki daya saing tinggi.
Namun, kebijakan yang hanya bertumpu pada peningkatan kreativitas individu patut dikritisi jika tidak dibarengi dengan perbaikan akses permodalan dan rantai distribusi yang selama ini masih mencekik para perajin kecil.
Tanpa adanya ekosistem industri yang terintegrasi secara nyata, tuntutan inovasi terhadap perajin kayu di Kalimantan Timur dikhawatirkan hanya menjadi beban tanpa jaminan kesejahteraan yang berkelanjutan.





