CEBU – Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, memicu perhatian publik internasional saat ia menerbangkan sendiri pesawat Boeing 747 miliknya menuju Cebu, Filipina, guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2026.
Aksi pamer kemandirian di balik kokpit burung besi mewah ini menjadi sorotan utama di tengah berlangsungnya agenda diplomatik penting bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara tersebut.
Di balik kendali pesawat tersebut, Sultan Bolkiah membawa status sebagai salah satu monarki terkaya di dunia dengan estimasi total kekayaan mencapai lebih dari US$ 28 miliar atau setara Rp 430 triliun.
Gaya hidup super mewah yang ditunjukkan melalui kepemilikan pesawat pribadi berlapis emas ini sering kali menuai kritik tajam terkait urgensi penggunaan aset negara untuk kepentingan personal yang dianggap tidak efisien.
Langkah diplomatik yang dibalut kemewahan ini juga dipandang sebagai simbol kekuatan absolut yang kontras dengan komitmen lingkungan global mengenai jejak karbon tinggi dari penggunaan jet pribadi berukuran jumbo.




