Eijiyah Ainun Bisari, Satu-satunya Kepala KUA Perempuan di Kaltim: Terobosan atau Formalitas?

Eijiyah Ainun Bisari saat prosesi pelantikan menjadi Kepala KUA perempuan satu-satunya di Kalimantan Timur. (Foto: RSS)

SAMARINDA – Eijiyah Ainun Bisari resmi mencetak sejarah baru setelah dilantik sebagai Kepala KUA Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur pada 4 Juni 2026, yang menjadikannya satu-satunya perempuan di posisi tersebut di wilayah Kalimantan Timur dalam agenda pelantikan 258 pejabat KUA se-Indonesia.

Langkah Kementerian Agama ini diklaim sebagai upaya penyegaran organisasi dan keterbukaan ruang bagi kepemimpinan perempuan dalam layanan birokrasi keagamaan yang selama ini sangat patriarkal.

Namun, pencapaian Eijiyah ini justru mempertegas lambatnya progres kesetaraan gender di Kemenag, mengingat hanya terdapat 15 perempuan dari total 258 pejabat yang dilantik secara nasional atau kurang dari enam persen.

Representasi tunggal di Kalimantan Timur ini memicu kritik mengenai sejauh mana komitmen nyata pemerintah dalam meruntuhkan dominasi gender di instansi daerah, ketimbang sekadar menciptakan simbol keberagaman yang minim dampak sistemik.