Kritik Kunjungan Dubes Swiss ke Nestlé Kejayan: Sinergi atau Monopoli Susu?

Duta Besar Swiss Olivier Zehnder saat mengunjungi fasilitas produksi Nestlé di Kejayan, Pasuruan, untuk membahas kerja sama sektor susu. (Foto: RSS)

PASURUAN – Duta Besar Swiss untuk Indonesia, H.E. Olivier Zehnder, melakukan kunjungan kerja ke Pabrik Kejayan Nestlé Indonesia di Pasuruan guna mendorong sinergi pengembangan komoditi susu dan akses pembiayaan inklusif bagi para peternak lokal pada pekan ini.

Langkah diplomasi ekonomi ini memicu sorotan tajam mengenai sejauh mana ketergantungan peternak mandiri terhadap korporasi multinasional akan semakin dalam dalam rantai pasok persusuan nasional.

Meski narasi pembiayaan inklusif terus digaungkan, efektivitas skema tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan riil peternak masih patut dipertanyakan di tengah dominasi industri besar yang mendikte standar harga.

Pemerintah diharapkan tidak hanya memfasilitasi seremoni diplomatik, tetapi juga memastikan kedaulatan ekonomi produsen kecil tidak tergerus oleh kepentingan ekspansi modal asing yang berlindung di balik isu pengembangan komoditi.