Peluru Nyasar TNI Hantam UNP Padang: Kelalaian Fatal yang Terus Berulang

Kampus UNP Padang yang menjadi lokasi berulangnya insiden peluru nyasar dari aktivitas latihan tembak militer. (Foto: RSS)

PADANG – Kasus ketujuh peluru nyasar yang menghantam Universitas Negeri Padang (UNP) dari latihan tembak TNI di Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti baru-baru ini hingga melukai warga kampus menjadi bukti nyata pengabaian keselamatan warga sipil di zona pendidikan.

Insiden yang melukai tangan korban hingga bersimbah darah ini menunjukkan betapa fatalnya kelalaian prosedur keamanan yang terus dibiarkan berulang tanpa solusi konkret sejak tahun 2016.

Keberadaan lapangan tembak di seberang kampus dan kawasan padat penduduk sudah selayaknya dievaluasi total karena terus mengancam nyawa civitas akademika yang seharusnya beraktivitas dengan aman.

Pembiaran terhadap teror proyektil liar ini tidak hanya mencoreng citra institusi militer, tetapi juga mencerminkan lemahnya tanggung jawab negara dalam menjamin hak dasar perlindungan bagi mahasiswa di lingkungan pendidikan.