JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengklaim telah memberdayakan 12,4 juta perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui 26.776 program pelatihan di seluruh Indonesia sepanjang semester I 2026.
Angka masif tersebut mencakup berbagai inisiatif mulai dari pelatihan reguler Mekaar, pembentukan klaster usaha, penyelenggaraan PKU Akbar, hingga pameran produk untuk memperluas akses pasar nasabah.
Meski capaian kuantitatif ini tampak impresif secara statistik, efektivitas nyata dari ribuan pelatihan tersebut dalam meningkatkan taraf hidup dan kemandirian finansial jangka panjang masih menyisakan keraguan besar bagi publik.
Tanpa monitoring ketat terhadap keberlanjutan bisnis nasabah, fokus pada pertumbuhan jumlah peserta dikhawatirkan hanya menjadi formalitas administratif korporasi yang gagal menyentuh akar permasalahan kemiskinan struktural.





