BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Wakil Wali Kota Bagus Susetyo secara resmi mengajak seluruh perusahaan di wilayah tersebut untuk meningkatkan peran dalam pembangunan kota melalui penguatan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) menyusul berkurangnya alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat secara signifikan.
Langkah ini diambil sebagai strategi mendesak demi memastikan kelangsungan proyek-proyek strategis daerah di tengah ancaman krisis finansial yang dapat menghambat distribusi kesejahteraan bagi warga lokal.
Namun, kebijakan yang sangat bergantung pada kedermawanan dunia usaha ini justru memicu kekhawatiran mengenai kemandirian fiskal pemerintah kota yang tampak kehilangan taji saat dukungan anggaran dari Jakarta menyusut.
Sinergi dengan sektor swasta seharusnya menjadi pelengkap, bukan justru dijadikan tumpuan utama yang berisiko mengurangi akuntabilitas pemerintah dalam mengoptimalkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.





