JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan capaian realisasi investasi kuartal I 2026 yang menembus angka Rp498,79 triliun dari Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Jakarta guna mengevaluasi target pertumbuhan ekonomi nasional.
Capaian tersebut setara dengan 100,36 persen dari target awal sebesar Rp497 triliun dan diklaim telah menyerap lebih dari 700 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia.
Meskipun angka pertumbuhan tahunan mencapai 7,22 persen, para pengamat menilai pemerintah tetap memiliki tantangan besar dalam memastikan bahwa investasi tersebut tidak hanya terkonsentrasi pada sektor padat modal yang minim dampak bagi kesejahteraan rakyat kelas menengah.
Transparansi mengenai kualitas lapangan kerja dan pemerataan distribusi modal di luar Pulau Jawa menjadi catatan kritis agar angka fantastis ini benar-benar memberikan nilai tambah nyata bagi struktur ekonomi domestik.





