JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan peringatan keras kepada oknum yang mencoba mencatut namanya demi kepentingan ilegal dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta baru-baru ini.
Langkah ini diambil sebagai upaya menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan tata kelola yang bersih di tengah sorotan publik terhadap potensi penyalahgunaan anggaran negara yang sangat besar.
Namun, ancaman lisan Sudaryono ini dinilai masih bersifat reaktif dan belum menjawab kekhawatiran mendasar mengenai celah korupsi yang sistemik dalam distribusi bantuan pangan nasional.
Publik menuntut agar BGN tidak sekadar mengeluarkan gertakan, melainkan harus membangun sistem pengawasan digital yang ketat guna memastikan tidak ada ruang bagi makelar proyek yang biasa bermain di balik nama besar pejabat.





