Rating S&P Indonesia BBB: Komisi XI DPR Kritik Ketergantungan Utang

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberikan catatan kritis terkait bertahannya peringkat utang Indonesia pada level BBB oleh S&P Global Ratings. (Foto: RSS)

JAKARTA – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menanggapi keputusan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB di Jakarta sebagai pengingat keras akan pentingnya manajemen risiko fiskal yang lebih transparan.

Meski mengapresiasi bertahannya status layak investasi tersebut, Misbakhun memberikan catatan kritis agar pemerintah tidak terlena dengan pujian luar negeri sementara beban bunga utang terus membengkak dalam struktur APBN.

Ia menegaskan bahwa disiplin fiskal yang ketat bukan sekadar pencitraan angka, melainkan harus dibuktikan dengan efisiensi belanja negara dan peningkatan rasio pajak yang selama ini dinilai masih stagnan.

Pengawasan ketat dari parlemen akan terus ditingkatkan guna memastikan bahwa kepercayaan internasional ini benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat, bukan hanya menguntungkan para pemegang surat utang negara.