JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meninjau langsung penyaluran bantuan bedah rumah di Jakarta Timur pada Selasa guna mengevaluasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di tengah maraknya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Ibu Kota.
Kunjungan ini mengungkap ironi besar di mana masyarakat Jakarta masih banyak yang terpaksa tinggal di hunian yang jauh dari kata layak meskipun berada di pusat kemajuan ekonomi nasional.
Mendagri mengakui perlunya peningkatan jumlah penerima bantuan tahun ini, namun langkah tersebut dinilai sebagai respons reaktif yang justru menelanjangi kegagalan pemerintah dalam mengantisipasi kesenjangan sosial yang ekstrem selama ini.
Publik kini mempertanyakan efektivitas peningkatan kuota bantuan tersebut, apakah benar-benar akan menjadi solusi permanen bagi krisis papan atau sekadar menjadi seremoni birokrasi di tengah masalah kemiskinan yang tak kunjung tuntas.





