BEIJING – Sejumlah warga di berbagai wilayah China kini nekat mendaftarkan diri ke kamp penurunan berat badan bergaya militer demi mendapatkan tubuh langsing dalam waktu singkat.
Fenomena yang dijuluki “penjara gemuk” ini memicu kontroversi karena memaksa peserta mengikuti aturan disiplin yang sangat ketat menyerupai tahanan.
Para pengelola kamp menerapkan larangan total terhadap konsumsi camilan dan mewajibkan setiap individu untuk menimbang berat badan dua kali sehari tanpa kecuali.
Namun, pendekatan yang sangat ekstrem ini dinilai mengabaikan aspek kesehatan mental serta hanya mengandalkan tekanan fisik yang berbahaya bagi tubuh manusia.
Kritik terus berdatangan karena kamp ini dianggap mengeksploitasi rasa tidak percaya diri masyarakat demi keuntungan komersial semata.
Obsesi terhadap standar kecantikan instan ini justru menunjukkan kegagalan sistemik dalam mengedukasi pola hidup sehat yang berkelanjutan.



