Anggaran Zoom BGN Rp 5,7 Miliar Tuai Kritik, Dinilai Boros Anggaran?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat memberikan keterangan terkait anggaran operasional lembaga. (Foto: RSS)

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp 5,7 miliar untuk layanan video conference guna mengoordinasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional baru-baru ini.

Kepala BGN Dadan Hindayana berdalih bahwa dana miliaran rupiah tersebut sangat krusial untuk mendukung komunikasi digital skala besar yang melibatkan banyak pihak dari tingkat pusat hingga ke daerah.

Namun, kebijakan pengalokasian dana sebesar itu hanya untuk platform pertemuan daring memicu kritik tajam terkait urgensi dan efisiensi penggunaan uang rakyat di tengah tuntutan penghematan kas negara.

Langkah ini dianggap kontradiktif dengan semangat digitalisasi yang seharusnya mampu memangkas biaya operasional pemerintah, bukan justru membebani APBN dengan angka yang tidak masuk akal.