WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara agresif mengancam akan memberlakukan tarif impor tinggi terhadap Inggris jika negara tersebut tidak segera mencabut kebijakan pajak layanan digital yang menyasar perusahaan teknologi asal AS.
Langkah provokatif ini diambil sebagai bentuk tekanan politik Washington terhadap sekutu dekatnya, yang dianggap merugikan kepentingan ekonomi raksasa Silicon Valley di kancah internasional.
Penggunaan ancaman tarif sebagai senjata diplomatik ini menuai kritik tajam karena dinilai dapat merusak hubungan bilateral dan stabilitas perdagangan global yang sudah rapuh.
Hingga kini, Inggris berada di posisi sulit untuk mempertahankan kedaulatan pajaknya di tengah intimidasi ekonomi yang terus dilancarkan oleh pemerintahan Trump secara sepihak.

