TMMIN Ekspansi Program Vokasi ke Lombok: Antara Solusi dan Dominasi Industri

Ilustrasi kerja sama industri dan SMK dalam program vokasi otomotif di Indonesia. (Foto: RSS)

MATARAM – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi memperluas jangkauan program pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, guna menyelaraskan kompetensi siswa dengan standar industri otomotif global.

Namun, langkah ekspansi ini mengundang sorotan tajam mengenai sejauh mana dunia pendidikan vokasi di daerah harus terus menyesuaikan diri dengan standarisasi sempit yang didikte oleh kepentingan korporasi multinasional.

Ketergantungan kurikulum pada satu merek tertentu dikhawatirkan hanya akan mencetak lulusan yang terampil sebagai operator teknis bagi ekosistem perusahaan, namun lemah dalam daya saing inovasi yang bersifat independen.

Pemerintah daerah dituntut waspada agar kolaborasi ini tidak sekadar menjadi jalur penyediaan tenaga kerja murah, melainkan harus dibarengi dengan transfer teknologi yang nyata bagi pengembangan SDM di Nusa Tenggara Barat.