GAZA – Serangan udara membabi buta militer Israel kembali menghantam wilayah Gaza dan menewaskan lima warga sipil, termasuk tiga anak-anak, di tengah rapuhnya komitmen gencatan senjata pada pekan ini.
Tragedi kemanusiaan ini semakin memperpanjang daftar hitam kekerasan yang terus berlangsung sejak 10 Oktober lalu dengan total korban jiwa kini telah mencapai angka 786 orang.
Kegagalan komunitas internasional dalam menjamin keamanan warga sipil di zona konflik ini sangat nyata terlihat saat nyawa anak-anak yang tidak berdosa kembali menjadi tumbal serangan.
Pelanggaran gencatan senjata yang terus berulang ini menunjukkan ketidakpedulian total terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional yang seharusnya melindungi penduduk non-kombatan.


