Efektivitas 210 Bank Sampah Balikpapan Tekan Limbah TPA Manggar Dikritik

Upaya pengurangan sampah melalui Bank Sampah di Balikpapan yang kini dituntut untuk lebih efektif di tengah ancaman kelebihan muatan TPA Manggar. (Foto: RSS)

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kini mengandalkan 210 unit Bank Sampah dan 6 Bank Sampah Induk sebagai strategi utama untuk menekan volume limbah yang masuk ke TPA Manggar, meskipun langkah ini dinilai belum cukup agresif dalam menangani krisis sampah perkotaan dalam jangka panjang.

Kepala Bagian Kebersihan DLH Balikpapan, Dodi Yulianto, mengklaim bahwa lembaga berbasis masyarakat ini memiliki peran krusial dalam memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya.

Namun, ketergantungan pada partisipasi sukarela warga tanpa adanya dukungan investasi besar pada infrastruktur pengolahan sampah berteknologi tinggi dikhawatirkan hanya menjadi solusi sementara yang memindahkan beban tanggung jawab pemerintah ke pundak masyarakat.

Kritik muncul karena upaya ini dianggap hanya menyentuh aspek hilir, sementara regulasi tegas untuk membatasi produksi sampah plastik dari sektor industri dan hulu masih belum terlihat nyata dalam menahan laju kerusakan lingkungan.