JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy mengungkapkan momen Presiden Prabowo Subianto menelepon langsung Tim Nasional Bulu Tangkis Indonesia untuk memberikan apresiasi atas raihan medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, di sela-sela padatnya agenda kenegaraan di Jakarta.
Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk menunjukkan kepedulian pemimpin terhadap prestasi olahraga nasional di kancah internasional.
Namun, di balik narasi apresiatif tersebut, publik patut mengkritisi apakah gestur simbolis melalui sambungan telepon ini cukup untuk menjawab tantangan fundamental dunia olahraga Indonesia.
Keberhasilan atlet meraih emas seharusnya diikuti dengan komitmen kebijakan yang lebih konkret daripada sekadar seremoni komunikasi yang sering kali hanya memperkuat citra politik semata.





