Kritik Peran Strategis PPU di IKN: Dialog Keagamaan Jangan Sebatas Seremoni

Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Kaltim saat membuka FGD dialog keagamaan di Penajam Paser Utara. (Foto: RSS)

PENAJAM – Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Kaltim, Rudi Kartono, membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Titik Temu Antar Komunitas Paham Keagamaan Islam” di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Rabu (15/04/2026) guna menekankan peran strategis wilayah ini sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Meski agenda yang diinisiasi Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag RI ini bertujuan memperkuat harmoni, langkah tersebut dinilai masih bersifat normatif dan berisiko terjebak dalam formalitas birokrasi semata.

Pendekatan dialog di dalam ruang tertutup ini dikhawatirkan gagal menyentuh akar permasalahan sosiologis serta potensi gesekan paham keagamaan yang kian kompleks akibat masifnya migrasi penduduk ke kawasan IKN.

Pemerintah dituntut untuk menghadirkan strategi mitigasi konflik yang lebih konkret dan inklusif di lapangan, daripada sekadar menyelenggarakan diskusi rutin yang minim dampak langsung bagi masyarakat di garda terdepan pembangunan ibu kota baru.