MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tertutup kepada seluruh Ketua DPRD se-Indonesia dalam acara retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, guna memastikan implementasi program strategis Asta Cita di tingkat wilayah.
Sifat tertutup dari pertemuan ini memicu kekhawatiran terkait transparansi publik dan independensi legislatif daerah yang tampak semakin ditekan oleh agenda satu komando dari pemerintah pusat.
Pendekatan kolaborasi yang ditekankan Prabowo dinilai oleh sejumlah pengamat sebagai upaya sentralisasi kekuasaan yang berpotensi mengabaikan keunikan serta kebutuhan otonomi daerah yang berbeda-beda.
Langkah ini mencerminkan gaya kepemimpinan militeristik yang berusaha menyeragamkan pandangan politik daerah demi kelancaran program nasional tanpa ruang dialektika yang memadai.





