JAKARTA – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Timur sukses membukukan penjualan sebesar Rp1,14 miliar pada gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta baru-baru ini sebagai upaya pameran produk lokal ke kancah nasional.
Capaian angka fantastis tersebut didominasi oleh produk wastra dan kerajinan khas Benua Etam, namun pencapaian ini semestinya tidak membuat pihak regulator dan pelaku usaha cepat berpuas diri dalam melihat realitas pasar yang sesungguhnya.
Efektivitas pameran tahunan seperti KKI patut dipertanyakan sejauh mana dampak jangka panjangnya, mengingat seringkali lonjakan penjualan hanya terjadi selama seremoni berlangsung akibat fasilitasi penuh dari lembaga perbankan.
Tanpa adanya strategi hilirisasi yang mandiri serta peningkatan kualitas standarisasi pasca-pameran, nilai miliaran tersebut dikhawatirkan hanya menjadi euforia angka musiman yang belum mampu secara fundamental mengubah struktur ekonomi UMKM di Kalimantan Timur.





