SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur memperkuat pemahaman aparat pemerintah desa mengenai implementasi kewenangan lokal melalui sosialisasi intensif di Sangatta pekan ini demi mendorong pemberdayaan masyarakat yang selama ini dinilai belum menyentuh akar rumput secara optimal.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya menjawab kebutuhan warga yang kian kompleks, namun kebijakan tersebut menghadapi tantangan besar terkait kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat desa yang masih timpang dalam mengelola otonomi secara mandiri.
Meskipun Pemkab mendorong aksi nyata dalam pengelolaan kebutuhan lokal, tanpa adanya sistem pengawasan yang ketat dan transparansi anggaran, penguatan kewenangan ini dikhawatirkan hanya akan menjadi beban administratif tambahan bagi perangkat desa.
Efektivitas program ini sangat bergantung pada keberanian pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan berkelanjutan daripada sekadar memberikan instruksi birokrasi yang berisiko mandek pada tataran teori tanpa dampak kesejahteraan yang nyata.





