WASHINGTON – Laporan terbaru dari Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran terhadap Voice of America (VOA) di Washington telah mencederai kepentingan nasional AS secara signifikan.
Langkah ceroboh ini memicu kekhawatiran mendalam karena melemahkan instrumen diplomasi publik utama di tengah persaingan global yang kian ketat.
Penilaian tersebut senada dengan kritik tajam yang dilayangkan oleh berbagai pihak, termasuk sejumlah politisi Partai Republik di Kongres yang menentang penutupan atau pengurangan skala layanan tersebut.
Keputusan internal ini dinilai sebagai langkah mundur yang merugikan pengaruh diplomatik Amerika di mata dunia serta membiarkan narasi global didominasi oleh pihak lawan tanpa perlawanan yang berarti.


