ABU DHABI – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah melakukan kunjungan rahasia ke Uni Emirat Arab (UEA) baru-baru ini untuk mengadakan pertemuan tertutup dengan Presiden MBZ serta pejabat dari 10 negara lainnya guna membahas agenda diplomatik yang tidak dipublikasikan kepada khalayak.
Langkah diplomasi di balik layar ini memicu kritik tajam mengenai kurangnya transparansi pemerintah Israel dalam menjalin hubungan internasional di tengah ketegangan kawasan Timur Tengah yang kian memanas.
Pertemuan yang melibatkan delegasi dari sepuluh negara berbeda tersebut memperkuat dugaan adanya agenda strategis yang sengaja disembunyikan dari pengawasan publik maupun lembaga legislatif demi kepentingan politik tertentu.
Ketertutupan informasi mengenai isi pertemuan dan identitas negara yang terlibat dinilai berisiko memperburuk ketidakpercayaan internasional terhadap akuntabilitas kebijakan luar negeri Netanyahu yang kerap bergerak dalam ruang gelap.


