BILLUND – LEGO resmi meluncurkan set replika konsol PlayStation generasi pertama (PS1) yang terdiri dari 1.911 keping di pasar global pekan ini sebagai bentuk perayaan atas tiga dekade perjalanan Sony di industri gim.
Produk kolaborasi ini dirancang untuk membangkitkan memori lama dengan menyematkan diorama gim ikonik yang tersembunyi di balik panel konsol bongkar-pasang tersebut.
Namun, langkah ini memicu kritik mengenai tren komersialisasi nostalgia yang semakin agresif, di mana perusahaan besar sering kali mematok harga tinggi untuk produk yang hanya mengandalkan sentimen masa lalu.
Meskipun secara estetika sangat detail, fungsionalitas set ini tetap terbatas pada pajangan statis yang justru mempertegas jarak antara pengalaman bermain gim yang nyata dengan replika plastik berbiaya mahal.
Strategi ini menunjukkan ketergantungan industri mainan pada lisensi gim klasik demi menjaga margin keuntungan dari segmen kolektor dewasa atau AFOL.
Konsumen kini dituntut lebih kritis dalam menilai apakah nilai sejarah sebuah konsol layak ditebus dengan ribuan keping plastik yang tidak menawarkan nilai interaktif baru bagi perkembangan industri gim masa kini.





