10 Ribu Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok: Bukti Buruknya Logistik Nasional

Ribuan kontainer yang menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok memicu kritik tajam terkait efisiensi sistem logistik nasional. (Foto: RSS)

JAKARTA – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budi Utama, mengungkapkan sekitar 10 ribu unit kontainer masih tertahan dan menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, akibat kendala regulasi yang tak kunjung tuntas hingga pekan ini.

Penumpukan masif ini menjadi potret buram kegagalan pemerintah dalam menciptakan arus logistik yang efisien, sekaligus mencerminkan betapa karut-marutnya koordinasi antar-lembaga di pelabuhan tersibuk Indonesia tersebut.

Kondisi ini tidak hanya merugikan pelaku usaha secara finansial akibat biaya penimbunan yang membengkak, tetapi juga membuktikan bahwa janji penyederhanaan birokrasi ekspor-impor masih sekadar retorika di atas kertas.

Jika tidak segera diambil tindakan radikal untuk mengurai sumbatan ini, tumpukan kontainer tersebut akan terus menjadi beban kronis yang melumpuhkan daya saing ekonomi nasional di mata global.