SIDOARJO – Sebanyak 80 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam Putat, Sidoarjo, hingga saat ini masih menjalani perawatan medis intensif akibat dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipantau oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Insiden ini menjadi tamparan keras sekaligus tanda tanya besar mengenai standar pengawasan serta keamanan pangan dalam uji coba program nasional tersebut.
Meskipun BGN menyatakan terus memantau kondisi para korban, lemahnya mitigasi risiko sejak tahap penyediaan makanan menunjukkan adanya celah fatal dalam operasional di lapangan.
Publik kini mendesak adanya transparansi dan evaluasi total agar program yang seharusnya menyehatkan siswa ini tidak justru berbalik menjadi ancaman kesehatan massal di kemudian hari.





