PALANGKA RAYA – Peserta PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-33 bersama jajaran Polda Kalimantan Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Palangka Raya untuk merumuskan strategi mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus menjadi ancaman tahunan di wilayah tersebut.
Diskusi ini memfokuskan perhatian pada kompleksitas karakteristik lahan gambut yang sulit dipadamkan serta mengevaluasi langkah-langkah pencegahan yang selama ini dinilai belum sepenuhnya mampu meredam kemunculan titik api secara signifikan.
Namun, efektivitas strategi ini kerap dipertanyakan karena implementasi di lapangan seringkali masih bersifat reaktif ketimbang preventif, ditambah lagi dengan tantangan klasik berupa minimnya pengawasan ketat terhadap pembukaan lahan di area terpencil.
Sinergi antar instansi melalui FGD ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni akademik, melainkan mampu melahirkan solusi operasional yang konkret guna memutus siklus kabut asap berkepanjangan yang merugikan ekosistem dan kesehatan masyarakat.





